UMP Nusa Tenggara Barat 2026: Rp 2.673.861
Nusa Tenggara Barat menetapkan UMP 2026 sebesar Rp 2.673.861, naik 2,73% dari Rp 2.602.931 di tahun 2025.
- UMP 2026 Rp 2.673.861
- UMP 2025 Rp 2.602.931
- Kenaikan rupiah Rp 70.930
- Kenaikan persentase +2,73%
SK Gubernur UMP Nusa Tenggara Barat
UMK di Nusa Tenggara Barat 2026
10 kabupaten/kota di Nusa Tenggara Barat memiliki UMK 2026, terurut dari yang tertinggi. UMK selalu lebih tinggi dari UMP. Klik nama daerah untuk halaman detail.
| Kabupaten/Kota | UMK 2026 |
|---|---|
| Kabupaten Sumbawa Barat | Rp 3.136.468 |
| Kota Mataram | Rp 3.019.015 |
| Kota Bima | Rp 2.831.163 |
| Kabupaten Bima | Rp 2.767.580 |
| Kabupaten Lombok Utara | Rp 2.758.221 |
| Kabupaten Dompu | Rp 2.751.290 |
| Kabupaten Sumbawa | Rp 2.747.478 |
| Kabupaten Lombok Timur | Rp 2.744.628 |
| Kabupaten Lombok Tengah | Rp 2.741.526 |
| Kabupaten Lombok Barat | Rp 2.712.254 |
Bagaimana UMP Nusa Tenggara Barat 2026 ditetapkan?
UMP Nusa Tenggara Barat 2026 ditetapkan oleh Gubernur paling lambat 21 hari sebelum 1 Januari 2026, mengacu pada formula PP 49/2025 yang mempertimbangkan inflasi, pertumbuhan ekonomi daerah, dan indeks alfa untuk kontribusi tenaga kerja terhadap pertumbuhan.
UMP berlaku sebagai lantai upah untuk seluruh wilayah Nusa Tenggara Barat. Untuk daerah dengan UMK yang ditetapkan, UMK menjadi acuan minimum (selalu di atas UMP). Pengusaha yang membayar di bawah UMP/UMK dapat dipidana penjara 1-4 tahun dan/atau denda Rp 100 juta sampai Rp 400 juta sesuai UU Cipta Kerja.
Nilai UMP dan UMK pada halaman ini diambil dari SK Gubernur Nusa Tenggara Barat (100.3.3.1-683 Tahun 2025, 2025-12-22) dan diverifikasi silang dengan portal Disnaker provinsi. Sumber regulasi: PP 49 Tahun 2025 tentang Pengupahan.
Halaman ini bersifat informatif. Untuk acuan resmi, rujuk SK Gubernur yang dikutip atau Dinas Tenaga Kerja Nusa Tenggara Barat.